Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Pengajian Anak-anak Yatim di Kecamatan Dramaga Membutuhkan Uluran Tangan Anda - Teras Dramaga

Bersama Membangun Kabupaten Bogor

Berbasis Kearifan Lokal

#PolitikTanpaMahar

Pengajian Anak-anak Yatim di Kecamatan Dramaga Membutuhkan Uluran Tangan Anda

Anak-anak Pengajian Raudhatul Aitam
Desa Purwasari (TerasDramaga) - Anak-anak yatim yang mengikuti pengajian di Raudhatul Aitam sebanyak 47 anak yatim, dan selama 10 bulan kegiatan pengajian berlangsung, dilakukan di rumah kontrakan Umi Petir/ Umi Canah.

Raudhatul Aitam adalah majelis atau pengajian anak-anak yatim yang beralamat di Kampung Lembur Leutik Petir Rt. 03 Rw. 04 Desa Purwasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Dimana saat ini, rumah kontrakan yang dipakai untuk pengajian tersebut sudah dijual oleh pemiliknya. 

Aula
Saat ini Umi Petir sudah mendapatkan rumah kontrakan baru, akan tetapi kondisi rumah kontrakannya lebih kecil dari yang sebelumnya ditempati, sehingga tidak bisa menampung anak-anak yatim untuk kegiatan belajar mengaji.

Alhamdulilah, 2 bulan lalu ada Muwakif yang mewakafkan tanahnya seluas 80 m2 kepada Umi Petir untuk kegiatan anak-anak yatim tersebut, dan letaknya tidak jauh dari rumah kontrakan Umi Petir sekarang.

Agar dapat menampung jumlah anak-anak yatim untuk belajar mengaji, maka Umi Petir berinisiatif membangun saung bambu/kobong  dengan luas tanah 80 M2 tersebut. 

Kurangnya dana untuk menyelesaikan pembangunan saung tersebut, maka pihak Raudhatul Aitam mengajak Bapak dan Ibu para donatur semua, yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan Saung/kobong anak-anak Yatim Raudhatul Aitam.

Total anggaran yang masih dibutuhkan untuk pembangunan Saung sebesar Rp. 25.000.000,- 

Donasi pembangunan Saung/kobong anak-anak Yatim Raudhatul Aitam, Bapak dan Ibu Donatur semua bisa berikan melalui : 
Rekening Bank Mandiri 
Dengan nomor rekening 
124-000606-1734
a/n : M. Ridhuan

Konfirmasi melalui telpon : 0818-0659-0132 (M. Ridhuan) 

Aula tampak dari samping
Pembangunan Saung saat ini sudah mencapai 70%, saat ini sedang dikerjakan pemelestrean dinding bagian barat,  dan dilanjutkan pemelesteran dapur, kamar mandi, kamar ustadz dan ruang tamu, Dan juga pengerjaan dinding bambu untuk Aula. (SSM & AP)
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Dramaga yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram)